Assalamualaikum warahmatullai wabaroktuh ukhti dan ikhwan...
Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja. Siapa tahu suatu saat ia menjadi orang yang kau benci...
.
Dan benci lah kepada yang kau benci sekedarnya saja. Siapa tahu suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai..
.
Ya , ucapan Imam Ali bin Abi Thalib itu mamang penuh makna ..
Makna bahwa hati manusia selau berputar. Kadang ini lalu itu,kadang seperti ini lalu seperti itu.
Berputar sesuai kehendak pemilik hati.
.
Makna bahwa mencintai haruslah hati-hati. Kerena suatu saat bisa jadi benci.
Makna bahwa membenci haruslah berhati-hati. Kerena suatu saat mungkin berbalik menjadi cinta.
.
Karena cinta dan benci hanya memliki sangat tipis.
Bahkan kita tak perna kuasa menahan cinta dan sulit sekali menghindari rasa benci.
Kita hanya dapat mengendalikannya sebelum rasa itu mendalam dan mengakar.
.
Yaitu menjaga hati ini.
Bila terlanjur mencintai, jagalah hati. Jangan sampai rasa itu menjamur disaat belum ada ikatan pasti.
Lebih baik menjaga hati selama belum ada ikatan halal daripada saling lempar perhatian ditengah perkara yang Allah tidak sukai meskipun kepada orang yang kita cintai.
Karena kita tidak tahu berjodoh dengan siapa nanti.
.
Bila sudah terlanjur memberikan cinta yang mendalam, perhatian setiap saat, atau kasih sayang yang tak terbendung.
Lalu Allah bilang: itu bukan jodohmu, jodohmu yang ini.
Sanggupkah kau melaluinya disaat rasa cinta yang sudah berlebihan diberikan orang lain?
Sekian dari postingan saya semoga bermanfaat..
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh :) ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar